22 Juli 2013

TENTANG KOPI



Salah satu minuman terkenal di dunia dan paling banyak digemari adalah kopi. Konon kopi berasal dari Etiophia, namun artikel ini tidak membahas soal sejarah, hanya sekilas tentang kopi yang sudah menjadi ritual siang saya saat kerja yaitu meminum secangkir kopi. Memang kopi memberikan rangsangan otak agar terjaga, meskipun ada juga yang setelah minum kopi tetap bisa tertidur. Saya sendiri setelah minum kopi memang susah tidur, sehingga saya membatasi minum kopi maksimal 2 cangkir sehari dan setelah jam 7 malam saya tidak minum kopi. Jadi saya penikmat kopi namun bukan seorang pencandu yang tidakbisa hidup tanpa kopi. Karena hari sabtu dan minggu kadang sala libur ngopi.



Bicara tentang kopi ada jenis kopi paling umum yaitu kopi ekselsa, racemosa, liberica (kopi Afrika), arabika dan robusta. namun yang paling lazim atau dikenal adalah dua terakhir, yiatu arabika dan robusta.



Arabika

Kopi ini berasal dari Brasil dan Etiopia, konon yang menanam pertama kali orang Arab. Kopi jenis ini menguasai 70 persen pasar kopi dunia. Kopi Arabica sensitive terhadap suhu, sehinga hanya bisa hidup di daerah tertentu khususnya bersuhu sejuk atau dingin. Kopi lokal semacam Toraja dan Mandailing termasuk jenis ini. Kopi jenis ini mempunyai tampilan rasanya yang ringan dan aroma kopinya yang sangat wangi mirip percampuran bunga dan buah. Arabika juga mempunyai rasa asam yang tidak dimiliki kopi jenis robusta dan rasa kental saat disesap di mulut. Jenis Arabica cocok dinikmati mulai jam 2 siang, karena tidak terlalu kuat seperti robusta. Karena jika meminum kopi robusta pada sore atau malam hari, akan membuat anda susah untuk tidur.



Robusta

Jenis ini tidak terlalu sensitive dengan suhu sehingga bisa bertumbuh tidak harus di dataran tertentu. Kopi Robusta, memiliki rasa yang lebih kuat dan kebanyakan disajikan dalam bentuk esspreso. Kebalikan dengan Arabika, Robusta cocok disajikan pada pagi hari. Sebab akan memberikan energi dan semangat pada yang meminumnya, karena kopi jenis ini memiliki kadar kafein yang tinggi sekali. Robusta memiliki rasa mirip cokelat dengan aroma yang khas. Robusta juga mempunyai tekstur yang lebih kasar dengan warna bervariasi sesuai dengan pengolahan. Agar rasanya lebih mantap, kadang dalam prosesnya diberi campuran sedikit arabika.




Jika Anda seperti saya yang penikmat kopi tetapi tidak sampai fanatik, paling gampang adalah beli kopi instan yang banyak merek di pasaran, tapi perhatikan cara memilihnya, bacalah di komposisi bahan, jika ada bahan perisa kopi, maka saya anggap kopi jadi-jadian, karena kandungan kopinya sedikit. Jadi saya selalu memilih kopi instan dengan membaca komposisinya. Belakangan saya lebih memilih kopi bubuk atau kopi instan tanpa ampas yang tidak ada campurannya. Agak sedikit ribet dibanding kopi mix instan, karena mesti menambahkan gula atau susu, tapi rasanya jauh lebih enak. Bersyukur sekarang ada tempat yang menjual kopi tapi tidak semahal starbuck, Coffe Bean, Coffe Tree, dll, yaitu di Sevel, jika tempatnya besar ada mesin pembuat kopi yang langsung menggiling kopi, jadi kita menikmati kopi yang fresh.



Semoga info ini bermanfaat.(Pantar Purnawan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar