10 Desember 2012

TAMPIL DI MEDIA SOSIAL

Saat mengajar teknik komunikasi dasar di Institut Perbanas, Jakarta, ada pertanyaan dari peserta yaitu bagaimana  tampil di media sosial seperti FB?

Jawab:
Media sosial marak  sekitar 10 tahun belakangan ini, dimulai dengan hadirnya friendster, dan yang paling populer saat ini adalah facebook dan twiter. Ada jejaring sosial lainnya namun penggunanya masih kalah dibanding dengan dua nama tersebut. Selain itu sekarang juga ada blakcberry mesanger (BBM) yang juga bisa dimasukkan ke dalam jejaring sosial.

Saya akan membahas menyangkut pemakaian BBM dan Facebook. Cara kita tampil di BBM dan facebook mencerminkan pribadi kita lho.
Mengenai BBM:
  • Jangan sering ganti profile picture. Maksimal 3x dalam sehari itupun tidak dalam hitungan menit pergantiannya.
  • Jangan ganti nama setiap hari.
  • Pakailah nama di profil tanpa simbol-simbol dan pakailah nama yang mudah dikenali orang. Misal, jangan pakai nama “Mamanya Icen” (karena punya anak yang namanya Icen) atau “4R13L” untuk menggantikan Ariel. Karena saat orang lain akan mencari nama kita akan kesulitan. Kalaupun mau memakai hiasan pakailah di belakang, misal, nama anda Donny Ariel Peterpan, panggilan anda Ariel, maka tulis saja: Ariel (belakangnya baru dihias, misal: p3t3%pan). Karena jika nama kita “ukir” akan mempersulit relasi kita jika mereka mau mengirim BBM ke kita.
Mengenai FaceBook, hampir sama dengan ketiga hal tersebut di atas. Saya pernah di add dan dikirim pesan dari seseorang ber-akun Bundanya X (X hanya samara), kemudia dia bertanya, “Ah sombong,masak lupa sama aku”, gimana tidak lupa, sudah lama tidak bersua sekarang pakai nama yang “aneh” kan saya tidak tahu nama anaknya, karena terakhir ketemu saat SMA.

Peserta Seminar di Perbanas, Jakarta
Di dalam FaceBook, jika kita mem-posting tulisan status pastikan bernada sopan dan tidak menyinggung SARA, sebaiknya hindari keluhan-keluhan yang sering, artinya boleh saja kita berkeluh kesah, namun jika setiap hari berganti status dengan keluhan, lama-lama orang malas melihat status kita dan berkomentar, dan yang terjadi kita dilabeli sebagai orang yang sering berkeluh kesah. Ada beberapa teman di FB saya dimana statusnya selalu berkeluh kesah atau membicarkaan kesalahan orang, saat ini setiap dia membuat status, tidak ada yang berkomentar maupun memberi label “like” di statusnya.

Jika ada yang memberikan komentar kepada kita, cobalah untuk membalas dan ganti memberi komentar kepada statusnya meskipun hanya “like” karena pada umumnya orang suka diperhatikan, namun sebaiknya kita terlebih dahulu memperhatikan. Saling menghargai adalah kunci dalam berkomunikasi entah langsung maupun di media seperti di FB.

Jika Anda tipe orang yang sangat sibuk dan tidak ada waktu mengurus FB, sebaiknya tidak punya FB atau kalaupun punya hanya sebatas sebagai informasi keberadaan Anda, namun jangan lupa setidaknya sebulan sekali sempatkan untuk membuka karena siapa tahu ada teman-teman lama yang menyapa Anda. (Pantar Purnawan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar