1 Maret 2012

SHARE YOUR LOVE

Bulan Februari idektik dengan bulan kasih sayang, hampir semua tempat merayakan, karena tgl. 14 Februari merupakan hari valentine. Ada beberapa sumber menyangkut asal muasal hari valentine, yang paling dikenal adalah sebagai peringatan St. Valentine. Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya dengan penguasa Romawi pada waktu itu yaitu Kaisar Claudius II (268 - 270 M), dimana dia membantu pernikahan sepasang pemuda-pemudi yang dilarang pada waktu itu.  Untuk mengagungkan dia, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai hari khusus. Sejak abad 16 M, hari khusus tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi perayaan yang dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropa bahwa waktu kasih sayang itu mulai bersemi konon seperti percintaan merpati jantan dan betina pada tanggal 14 Februari.

Entah benar atau tidak cerita tersebut, faktanya adalah saat ini di setiap bulan Februari banyak orang dari remaja sampai dewasa yang merayakan sebagai bulan kasih sayang. Diawalain dengan memberikan kepada pasangannya (pacar atau suami/istri) sesuatu kado indah, paling lazim coklat dengan alasan perlambang hal yang manis, kemudian ucapan kepada orang-orang yang lain.

Ada yang menentang perayaan ini ada juga yang mendukung dengan alasan berbagi kasih sayang. Pertanyaannya apakah berbagi kasih sayang hanya ada di bulan Februari?

Dalam Matius 22: 37-39 tertulis: Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Jelas sekali bahwa dalam perintah ini kita juga harus mengasihi sesama kita. Perintah ini jelas tidak dibatasi bulan, jadi sudah sewajarnya kita membagikan kasih sayang kepada sesama dengan semangat mengasihi yang tiada henti (tidak hanya bulan Februari) seperti yang sudah dilakukan Tuhan Yesus kepada kita (band. 1 Yoh 4:19).

Berbagi kasih begitu sederhana dan mudah untuk diucapkan namun sesungguhnya sulit melakukan. Ada tuntutan banyak di sana. Namun kita bisa memulainya dengan hal-hal yang sederhana. Dengan menghormati orang tua kita, dengan menghormati guru kita, dengan menghormati pimpinan kita, dengan menghormati kawan kita, menjadi langkah untuk berbagi kasih. Sebelum berbagi kasih dengan orang yang tidak kita kenal, mulailah dengan sekitar kita yang kita kenal. Selalu berusaha memberi dengan apa yang kita punya, tidak selalu dengan uang, jika tidak beruang. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Pikirkan itu dan jadikan berbagi kasih menjadi gaya hidup kita. (Pantar Purnawan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar