2 Mei 2012

DISIPLIN DIRI

Saya menyukai pertandingan sepakbola. Selain serunya permainan di dalamnya, juga dari olah raga ini ada nilai-nilai menarik yang bisa dipetik, khususnya cerita-cerita dibalik kesuksesan pemain bola. Waktu itu saya senang dengan David Becham , sebelum dia bergabung ke Real Madrid dia melewati musim yang sensasional di Manchester United. Dia sangat terkenal dengan tendangan bebas yang mengarah ke gawang dan umpan-umpannya sering memanjakan para striker dalam mencetak gol. Ternyata dia handal menendang bola khususnya tendangan bebas, dia dapat tidak secara instan, bahkan meskipun sudah menjadi pemain profesionalpun dia masih sering berlatih sendiri di luar jam latihan klubnya. Ada juga C. Ronaldo yang ternyata memiliki jam tambahan di luar latihan bersama tim nya, untuk meningkatkan ketrampilan menendang bolanya.
Salah satu penyerang hebat di eranya David Becham adalah Dwight Yorke, dia menjadi salah satu striker yang ditakuti kiper. Dalam laga Piala FA MU kontra Liverpool tahun 1999, dia mencetak gol dengan sisi kakinya yang nampaknya sederhana, belakangan dia mengakui bahwa dirinya kurang lincah membuat gol dengan sisi kakinya sehingga diperlukan latihan bertahun-tahun untuk dapat mencetak gol seperti itu.
Banyak cerita para pemain hebat di sepakbola maupun di olahraga yang ternyata dibalik kesuksesannya terdapat disiplin diri dalam berlatih, mengatur waktu dan pola hidupnya. Banyak juga terkuak dibalik kehancuran karier olahragawan yang berasal dari ketidakdisiplinan dirinya.
Disiplin diri sangat diperlakukan untuk mencapai impian-impian besar. Ada beberapa hal yang bisa saya bagikan terkait disiplin diri yaitu:
1.    Dengan disiplin diri seseorang mampu meningkatkan kualitasnya.
2.    Disiplin diri menyangkut mengatur pola hidup kita dan bagaimana menjalankannya. Misalkan jam berapa kita mesti bangun pagi adalah salah satu disiplin kecil di awal hari. Setelah kita mulai beraktifitas pastilah berhubungan dengan bagaimana kita mengisi waktu ini, misalkan apakah kita disiplin dalam mengatur pola makan, atau kita mendisiplinkan diri kita untuk tidak melanggar peraturan katakanlah peraturan lalu lintas.
3.    Disiplin diri melibatkan satu hal dengan hal-hal yang lain. Seorang pelajar jika mau maksimal dalam hasil belajar maka dia mesti mendisiplinkan diri tidak hanya berapa lamanya dia belajar tapi bagaimana mengatur pola hidup lainnya, misalkan, meski dia belajar enam jam tetapi tidak mengatur untuk tidur cukup, tidak ada refreshing, tidak makan yang cukup, maka hasil dari enam jam belajar nonstop bisa kurang maksimal.
4.    Disiplin diri berarti menaklukan diri kita sendiri. Contoh hal kecil adalah, kadang setelah makan permen ada keinginan untuk membuang bungkusnya di sela kursi atau di bawah meja, namun karena tahu itu salah saya akhirnya meski berjalan ke tempat sampah atau menyimpannya dulu di kantong celana saya.
Setiap kita memiliki pergumulan berbeda dalam hal disiplin diri, jangan menyerah untuk terus memperbaiki. Selamat berkarya, selamat melatih disiplin diri mulai dari hal kecil, ingatlah, pemain sepakbola yang hebat dalam bermain bola itu ternyata orang-orang yang punya disiplin tinggi dalam berlatih. (Pantar Purnawan) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar