Saya
menyukai pertandingan sepakbola. Selain serunya permainan di dalamnya, juga
dari olah raga ini ada nilai-nilai menarik yang bisa dipetik, khususnya
cerita-cerita dibalik kesuksesan pemain bola. Waktu itu saya senang dengan David
Becham , sebelum dia bergabung ke Real Madrid dia melewati musim yang
sensasional di Manchester United. Dia sangat terkenal dengan tendangan bebas
yang mengarah ke gawang dan umpan-umpannya sering memanjakan para striker dalam
mencetak gol. Ternyata dia handal menendang bola khususnya tendangan bebas, dia
dapat tidak secara instan, bahkan meskipun sudah menjadi pemain profesionalpun
dia masih sering berlatih sendiri di luar jam latihan klubnya. Ada juga C. Ronaldo
yang ternyata memiliki jam tambahan di luar latihan bersama tim nya, untuk meningkatkan
ketrampilan menendang bolanya.
Salah satu penyerang
hebat di eranya David Becham adalah Dwight Yorke, dia menjadi salah satu striker yang ditakuti kiper. Dalam laga
Piala FA MU kontra Liverpool tahun 1999, dia mencetak gol dengan sisi kakinya
yang nampaknya sederhana, belakangan dia mengakui bahwa dirinya kurang lincah
membuat gol dengan sisi kakinya sehingga diperlukan latihan bertahun-tahun
untuk dapat mencetak gol seperti itu.
Banyak cerita para
pemain hebat di sepakbola maupun di olahraga yang ternyata dibalik kesuksesannya
terdapat disiplin diri dalam berlatih, mengatur waktu dan pola hidupnya. Banyak
juga terkuak dibalik kehancuran karier olahragawan yang berasal dari ketidakdisiplinan
dirinya.
Disiplin diri sangat
diperlakukan untuk mencapai impian-impian besar. Ada beberapa hal yang bisa
saya bagikan terkait disiplin diri yaitu:
1.
Dengan
disiplin diri seseorang mampu meningkatkan kualitasnya.
2.
Disiplin
diri menyangkut mengatur pola hidup kita dan bagaimana menjalankannya. Misalkan
jam berapa kita mesti bangun pagi adalah salah satu disiplin kecil di awal
hari. Setelah kita mulai beraktifitas pastilah berhubungan dengan bagaimana
kita mengisi waktu ini, misalkan apakah kita disiplin dalam mengatur pola
makan, atau kita mendisiplinkan diri kita untuk tidak melanggar peraturan
katakanlah peraturan lalu lintas.
3.
Disiplin
diri melibatkan satu hal dengan hal-hal yang lain. Seorang pelajar jika mau
maksimal dalam hasil belajar maka dia mesti mendisiplinkan diri tidak hanya
berapa lamanya dia belajar tapi bagaimana mengatur pola hidup lainnya,
misalkan, meski dia belajar enam jam tetapi tidak mengatur untuk tidur cukup,
tidak ada refreshing, tidak makan
yang cukup, maka hasil dari enam jam belajar nonstop bisa kurang maksimal.
4.
Disiplin
diri berarti menaklukan diri kita sendiri. Contoh hal kecil adalah, kadang
setelah makan permen ada keinginan untuk membuang bungkusnya di sela kursi atau
di bawah meja, namun karena tahu itu salah saya akhirnya meski berjalan ke
tempat sampah atau menyimpannya dulu di kantong celana saya.
Setiap kita memiliki
pergumulan berbeda dalam hal disiplin diri, jangan menyerah untuk terus
memperbaiki. Selamat berkarya, selamat melatih disiplin diri mulai dari hal
kecil, ingatlah, pemain sepakbola yang hebat dalam bermain bola itu ternyata
orang-orang yang punya disiplin tinggi dalam berlatih. (Pantar Purnawan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar